Asal Mula Al-Banjari

Syekh Muhammad Arsyad bin Abdullah bin Abdur Rahman al-Banjari (atau lebih dikenal dengan nama Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (lahir di Lok Gabang, 17 Maret 1710 – meninggal di Dalam Pagar, 3 Oktober 1812 pada umur 102 tahun atau 15 Shofar 1122 – 6 Syawwal 1227 H)[3] adalah ulama fiqih mazhab Syafi’i yang berasal dari kota Martapura di Tanah Banjar (Kesultanan Banjar), Kalimantan Selatan. Beliau hidup pada masa tahun 1122-1227 hijriyah. Beliau mendapat julukan anumerta Datu Kelampaian.

Beliau adalah pengarang Kitab Sabilal Muhtadin yang banyak menjadi rujukan bagi banyak pemeluk agama Islam di Asia Tenggara. Al-Banjari ini asalnya dari daerah banjar masin tetapi lebih populer di mainkan di daerah jawa timur. dan al-banjari ini terdiri  dari 2 kata yaitu BAN & JARI , BAN berasal dari kata BAND yang bermakna suatu group dan kata JARI itu di lihat dari cara memainkan alat music tersebut (terbang) dengan menggunakan jari , jadi pengertiannya adalah suatu group yang memainkan alat musiknya dengan menggunakan jari .pada umumnya al-banjari ini biasanya di isi dengan lagu religi seperti solawat dan syi’ir dari negara syiria, tetapi kandungan makna dari semua jenis lagu-lagu tersebut tidak lain hanyalah menyanjung baginda rosululloh MUHAMMAD saw.

Sumber : http://blogazizpunyasayasendiri.blogspot.co.id/2014/10/makna-filosofi-al-banjari.html

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *