Daftar Penyakit Berat yang Menjadi Beban BPJS Kesehatan

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mempersatukan Dr. Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan menggantikan Nila F. Moeluk. Tugasnya tidak akan main, salah satunya adalah masalah tata kelola Kesehatan BPJS, terutama yang berkaitan dengan penyakit serius. Sejak periode sebelumnya, manajemen Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah menjadi masalah serius. Alasannya, untuk penyakit katastropik saja, dana itu mencapai 20,4 triliun rupiah selama 2018.

Dilansir dari berbagai sumber, berdasarkan data Januari-Maret 2019, ada delapan penyakit serius yang diketahui cukup untuk membebani pendanaan BPJS Kesehatan, yaitu:

  • Jantung (2,8 triliun rupiah)
  • Stroke (699 miliar rupiah)
  • Kanker (1 miliar rupiah)
  • Thalassemia (148 miliar rupiah)
  • Gagal ginjal (672 miliar rupiah)
  • Sirosis (92 miliar rupiah)
  • Leukemia (109 milyar rupiah)
  • Hemofilia (109 milyar rupiah)

Jika disortir, empat penyakit serius utama yang berat adalah penyakit jantung, kanker, stroke, dan gagal ginjal. Bahkan pada tahun 2018, BPJS Kesehatan, untuk penyakit jantung saja, mengalir 10,4 triliun dari 12,5 juta kasus yang terjadi.

Mengapa penyakit katastropik menjadi beban berat?
Menurut Dr. Sepriani lagi, masalah ini tidak terlalu mengejutkan. Menurutnya, bahkan merupakan masalah global yang sulit dipecahkan. Karena angka kejadian penyakit jantung di seluruh dunia sangat tinggi.

“Sebenarnya, terutama untuk penyakit jantung, ini tidak mengherankan. Masalah ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Jika Anda ditanya mengapa penyakit jantung kembali dalam gaya hidup masyarakat. Aktivitas fisik yang buruk, pola makan yang tidak sehat, kebiasaan merokok, jadi Pemeriksaan kesehatan tahunan juga jarang dilakukan, “kata Dr. Sepriani.

“Akhirnya masalah jantung juga bisa mempengaruhi orang lain. Jantung juga berhubungan dengan pembuluh darah. Jika pembuluh darah rusak, tekanan darah menjadi tinggi dan ginjal hancur. Jadi jika ada masalah pembuluh darah di otak, ini bisa jadi stroke, Dia melanjutkan.

Penyakit terkait bencana adalah beban bagi BPJS Kesehatan karena biaya perawatannya sangat mahal. Meskipun sudah diobati, pasien mungkin tidak dapat sembuh.

Anda pasti tahu betapa mahalnya cincin itu untuk jantung. Jadi jika Anda mengalami gagal ginjal, perawatannya biasanya dilakukan hemodialisis (HD), yang juga sangat mahal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *