Tahapan Tumbuh Kembang Bayi

tumbuh kembang bayi

Selama proses masa kehamilan, tumbuh kembang pada janin sudah barang tentu bisa dirasakan oleh sang Ibu sendiri. Namun bukan hanya selama kehamilan saja, setelah lahir pun bayi juga banyak mengalami perkembangan yang biasa disebut tumbuh kembang bayi. Tumbuh kembang bayi dari waktu ke waktu pun berjalan begitu pesat, ditandai dengan si bayi mulai belajar bicara dengan diikuti gerakan – gerakan yang ditunjukkan sesuai dengan usianya. Kita sebagai orangtua, khususnya pasangan muda tentunya yang baru pertama kali memiliki buah hati, tentunya selalu penasaran terhadap perkembangan bayi yang terjadi. Karena kasus perkembangan bayi yang satu dengan yang lain memiliki perbedaan tersendiri, tidak sedikit orangtua mengalami kekhawatiran si Kecil tidak tumbuh dengan baik. Berikut ini akan kami berikan sedikit informasi mengenai siklus tumbuh kembang bayi dari usia 0-12 bulan atau perkembangan bayi di tahun pertama. Perlu diingat, untuk perkembangan bayi yang akan dibahas dilihat dan ditinjau dari beberapa segi, seperti kemampuan motorik kasar dan halus, bahasa atau kognitif, serta yang terakhir dari segi sosial.

Tumbuh kembang bayi berlangsung dengan cepat, dari dalam kandungan sampai dengan dia lahir. Setelah itu, bisa mulai belajar berjalan tidaklah membutuhkan waktu yang lama. Perkembangan bayi dari waktu ke waktu memiliki tahapan yang berbeda-beda dan sering membuat orangtua penasaran. Berikut ini beberapa pertumbuhan dan perkembangan bayi tahun pertama yang harus diketahui. Pada usia 1 bulan, biasanya tumbuh kembang bayi sudah bisa menggerakkan kepala dari sisi yang satu ke sisi yang lain, terutama dalam keadaan tengkurap. Tangan mungilnya sudah bisa mencengkram dengan kuat, bahkan saat memegang tangan ibunya. Matanya sudah mulai mengikuti gerakan-gerakan yang dilihat. Selain itu, bayi sudah bisa menatap tangan juga jari-jarinya. Di usia 2 bulan, bayi sudah bisa menahan kepala dan lehernya saat telungkup, meskipun masih dalam waktu sebentar. Tangannya sudah bisa membuka dan menutup. Sesekali ia bisa memukul-mukul kecil dan bermain dengan jari-jarinya. Bahkan memasuki usia 2 bulan, bayi mulai merespons dengan senyuman.

Kepala bayi sudah mulai tegak saat digendong ketika memasuki usia 3 bulan. Bayi sudah bisa bergumam atau memekik, bahkan ia dapat menirukan ibunya saat menjulurkan lidah. Tumbuh kembang bayi usia 3 bulan sudah mulai terlihat dengan jelas dan bayi juga mulai bisa tertawa. Di usia 4 bulan, ketika telungkup bayi sudah mulai bisa mendorong badannya ke atas menggunakan tangan dan duduk bertumpu pada lengan. Tangannya sudah mulai meraih objek di sekitarnya. Matanya semakin mengamati keadaan sekitar dan suara tawanya semakin kencang. Bayi usia 5 bulan sudah bisa berguling ke satu sisi. Barang atau benda yang sedang dikepal sudah bisa dipindahkan dari satu tangan ke tangan yang lainnya. Ia mulai bermain liurnya sendiri dan belajar meniup. Tangannya sudah mulai menjangkau ibu atau ayahnya, karena penglihatannya mulai jelas. Ia pun akan menangis ketika ditinggalkan. Jika sebelumnya bayi hanya bisa berguling ke salah satu sisi, maka di usia ini ia sudah bisa berguling ke kanan dan ke kiri. Pada usia 6 bulan, bayi juga mulai mengenali wajah yang dekat dengannya dan sesekali ia mulai berceloteh. Ia juga sudah mulai diberikan MPASI, sehingga ia bisa ngemil. Di usia 7 bulan, bayi sudah mulai bisa bergerak bebas dengan cara belajar merangkak. Tahapan perkembangan yang selanjutnya yaitu sudah bisa duduk dengan ditopang, bahkan mungkin tidak perlu ditopang lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *